Whistle Blower System


Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VI Medan.

Whistle blower bukanlah sesuatu yang baru di dalam pemerintahan di Indonesia melainkan sesuatu yang sudah lama ada. Didalam dunia nyata yang mengalami pelanggaran dalam hal hukum tidak hanya terjadi di dalam perusahaan atau institusi pemerintahan yang dapat menimbulkan ancaman secara substansial bagi masyarakat akibat dari tindakan WhistleBlowing. Penerapan Whistleblowing system merupakan salah satu bentuk dari perkembangan implementasi Good Corporate Governance di Indonesia.

WBS-BKN merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk melaporkan atau melakukan pengaduan atas suatu tindakan yang terindikasi adanya penyelewengan terhadap suatu peraturan khususnya peraturan di bidang kepegawaian. Namun dalam melakukan pelaporan untuk menghindari adanya pelaporan yang tidak beralasan, maka bagi pelapor ada kewajiban yang harus dipenuhi untuk mengikuti seluruh aturan dalam melakukan pelaporan. Laporan yang tidak sesuai dengan aturan tidak akan diproses untuk ditindak lanjuti. BKN menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

Whistle blower adalah pihak yang mengetahui dan melaporkan tindak pidana tertentu dan bukan merupakan bagian dari pelaku kejahatan yang dilaporkannya (Surat Edaran Mahkamah Agung, SEMA). Tindak pidana tertentu yang dimaksud SEMA adalah tindak pidana korupsi, terorisme, tindak pidana narkotika, tindak pidana pencucian uang, perdagangan orang, maupun tindak pidana lainnya yang bersifat terorganisir. Sehingga, tindak pidana tersebut telah menimbulkan masalah dan ancaman serius bagi stabilitas dan keamanan masyarakat.

Whistle blowing merupakan tindakan memberitahu kepada organisasi tentang perbuatan yang bersalah atau tidak beretika yang mempunyai nilai moral yang rendah, membahaya, tidak diingini serta boleh memusnahkan dan membazir. Whistle blowing melibatkan tiga perkara yaitu : Seseorang melakukan aktiviti yang tidak beretika, Orang yang melihat tingkah laku tersebut serta melaporkannya, Orang yang menerima laporan salah laku tersebut.


Visi BKN Kanreg VI BKN Medan
Mewujudkan Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Sebagai Unit Terdepan Dalam Pelayanan Kepegawaian Pegawai Negeri Sipil.
Misi BKN Kanreg VI BKN Medan

1. Menyelenggarakan Pelayanan Prima Bidang Kepegawaian

2. Menyelenggarakan Koordinasi Sistem Informasi Kepegawaian Berbasis Teknologi Informasi dan Pemeliharaan DataKepegawaian PNS

3. Menyelenggarakan Pengawasan dan Pengendalian serta Bimbingan Teknis Bidang Kepegawaian

4. Menyelenggarakan Koordinasi Perencanaan Program dan Kegiatan, Pengelolaan Sumber Daya dan Administrasi serta Manajemen Internal.